“Sudahlah, jangan banyak ribut dulu, jangan banyak tanya dulu. Kakek hanya ingin kita makan bersama seperti ini!” kata Alfredo lagi, dia lalu memerintahkan pelayan untuk segera membawakan makan malam mereka. Mereka pun mengangguk mengiyakan ucapan kepala keluarga Takizaki tersebut. Hanya, tetap saja mereka diam-diam saling melempar pandang seolah bertanya satu sama lain, yang mana hanya Daylon dan Zalikha saja yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Maka begitu selesai makan, Alfredo meminta semuanya untuk berkumpul di ruang keluarga. Roki, Hugo dan Ara saling pandang. Sementara Daylon dan Zalikha berusaha untuk bersikap sewajarnya, meski sebenarnya mereka juga sedikit tegang, terutama Zalikha. “Senang rasanya melihat kalian semua di sini,” ucap Alfredo menebar pandangannya pada an

