“Ahhh ….“ Daylon mengerang panjang seraya memeluk erat tubuh Zalikha ketika miliknya sudah masuk sepenuhnya ke tubuh istrinya itu. Zalikha pun mendesah, mendongak merasakan kenikmatan dunia yang seolah melempar kesadarannya ke langit ke tujuh. “Bergerak, Sayang …,” erang Daylon seraya dia sendiri perlahan memberikan hentakan lembut dari bawah sana. “Ouh, Mas …,“ rintih Zalikha begitu benda yang memenuhi lubang miliknya itu bergerak keluar masuk dengan lembutnya. Daylon pun memendam wajahnya di antara belahan d**a Zalikha yang membusung kenyal di depannya, meraih salah satunya dan meremasnya, memainkan puncaknya dan mengulumnya dengan penuh hasrat. “Mhhh, Mas ….“ Zalikha meremas rambut Daylon ketika lelaki itu menghisap puncak dadanya seperti bayi yang sedang kehausan. Dia tersenyum

