Begitu waktu makan malam tiba, Hugo dan Ara berniat untuk memberitahukan niat mereka untuk pindah ke rumah Takizaki. “Aku mau bawa Ara ke rumah Takizaki, itu jika Ayah dan Ibu mengizinkan!” kata Hugo, sejak tadi dia mencari kata yang tepat untuk menyampaikan niatnya. Aksa tidak keberatan melepaskan Zalikha pergi bersama Daylon, apalagi ini Ara yang hanya merupakan anak sambungnya dari Sarah. “Kalian mau kembali ke sana?” tukas Sarah sejenak menghentikan gerakannya yang hendak makan. Dia lalu menoleh pada Aksa. Aksa menarik nafas, dia mengangkat bahu. “Aku pasti mengizinkan, karena Ara sudah jadi tanggung jawab kamu, Hugo,” ucap Aksa, “hanya saja, apa kamu sudah memberitahukan hal ini pada Daylon?” lanjutnya bertanya. Sarah mengerutkan kening, dia menoleh lagi pada menantunya. “Ya,

