“Nggak ada apa-apa, Nak, kami hanya sedang mengucapkan salam perpisahan dan Likha bilang agar kami selalu menjaga Aksa!” kata Sarah, Ara mengangguk membenarkan. Mereka menoleh pada Zalikha, berharap jika perempuan itu pun akan mengiyakan ucapan Sarah. Zalikha tampak tertunduk sendu, perlahan dia pun mengangguk membenarkan. Daylon mendelik, dia sendiri jelas mendengar jika Sarah dan Ara memang sedang mengintimidasi dan membuatnya merasa bersalah karena hendak meninggalkan Aksa. “Likha?” “Mereka benar, Mas, aku hanya sedang berpamitan dan menitipkan ayah pada Ibu Sarah dan juga Ara!” kata Zalikha. Daylon menatap istrinya itu, seolah dia sama sekali tidak percaya dengan pengakuan Zalikha. Dia yakin jika Sarah dan Ara memang sedang mengintimidasinya. Dia lalu menoleh pada Sarah dan Ara

