“Aku serahkan anakku padamu!” ucap Aksa yang seketika membuat Zalikha tersentak dan menelan saliva, sedih mendengar ucapan ayahnya itu. Tapi genggaman hangat Daylon membuatnya kembali mengangkat kepala menatap pria itu. “Ini merupakan amanah terbesar di dalam hidupku, terima kasih sudah membesarkan ssok wanita yang begitu cantik dan memiliki hati bak malaikat!” Aksa tersenyum mengangguk-angguk dengan mata berkaca-kaca, sebentar dia menoleh pada Zalikha sebelum kemudian berbalik pergi untuk kembali duduk di kursinya di samping Sarah. Istrinya itu tersenyum kemudian menyentuh tangan Aksa untuk sekedar menenangkannya. Zalikha merasa tak sanggup untuk menatap Daylon, mengingat hal terakhir yang mereka lakukan di malam tadi. Namun suara penghulu yang menginterupsi, mau tak mau mengharuskann

