37. Tamu Tak Terduga

1255 Kata

Rita melangkah masuk ke bengkel yang agak sepi siang itu, satu tangannya membawa rantang makanan berlapis. Hanya tiga mobil yang terparkir menunggu perbaikan, udara berbau campuran oli, bensin, dan logam panas. Matanya menyapu ruangan, mencari suaminya, tapi yang dia temui hanyalah Juned yang sedang berbincang dengan salah satu anak buah di dekat mesin bor. "Bang, tuh," bisik anak buah itu, melirik ke arah Rita. Juned menoleh, lalu berjalan menghampiri. "Ta, tumben mampir siang-siang?" "Saya bawain makan siang, Bang," jawab Rita, meletakkan rantang di atas meja kerja yang penuh coretan dan bekas gemuk. "Oh iya, Mas Bima tidak ada? Ke mana, ya?" tanyanya dengan pandangan yang kembali mengedar ke sekeliling ruangan bengkel itu. "Lagi tidur, Ta." Juned menunjuk ke arah pintu kecil di sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN