66. Kejutan Pagi

1421 Kata

Juned buru-buru merapikan meja yang berantakan, menyibak gelas plastik kosong dan piring kertas bekas. Tangannya yang kasar, biasanya lincah memegang perkakas, kini terasa kikuk saat menggeser sebuah kursi lipat yang masih bersih ke arah tamunya. Dadanya berdebar kencang, pertanyaan besar bergema di kepalanya ... Bagaimana Citra bisa ada di sini? Di bengkelku? Pagi-pagi begini? "Sudah, Jun. Tidak perlu dibersihkan lagi. Ini cukup," ucap Citra, suaranya lembut namun memiliki ketegasan yang langsung menghentikan gerakan Juned. Dia berdiri di tengah ruangan yang berantakan, bagai mutiara di tengah besi tua. "Oh ... iya, baiklah," gumam Juned, lalu menarik sebuah kursi lain dan duduk. Kursinya berdecit, bunyi yang kasar dibandingkan dengan kesunyian anggun yang dibawa Citra. Mereka kini dud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN