182. Insecure -nya Nathan

1508 Kata

Bima duduk di sofa, bersandar santai di samping Calista yang tengah menyusui Arsena. Bayi mungil itu menyusu dengan lahap, matanya terpejam, tangan mungilnya menggenggam jari telunjuk Calista. "Ya ampun, pelan-pelan, Sayang." Jemari Bima mengusap pipi bayinya dengan lembut. "Papa juga mau." Suaranya bercanda, tapi matanya berbinar bangga. Calista tertawa kecil, suara renyah di pagi yang sunyi. Tangannya yang bebas naik, membelai rambut Bima, menyisir helaian hitam itu dengan sayang. Bima menoleh, mencium pipi istrinya, ciuman cepat, tapi penuh arti. Di depan televisi, Sisi duduk bersila di karpet, asyik menonton film kartun sambil menyantap cake pemberian Indri. Mulutnya belepotan krim, tapi dia tidak peduli. "Kamu enggak ajak Sisi ketemu Juno?" tanya Calista, matanya beralih ke anak s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN