50. Black Dress

1621 Kata

Setelah menemani Calista ke taman, Bima kembali ke bengkel. Udara panas dan bau oli menyambutnya, bersama dengan pekerjaan yang menunggu dan sebuah keputusan besar yang harus dibicarakan dengan Juned. "Lu udah bilang sama Rita?" tanya Juned hati-hati, sambil membersihkan tangannya dengan lap kasar. Bima mengembuskan napas panjang, menatap mesin yang terbuka di depannya. "Belum sih, Bang. Tapi dia tau ... tentang gedung baru itu dan siapa yang ngasih." Juned mengangguk pelan, wajahnya berkerut khawatir. "Omongin dulu lah, Bim. Gue khawatir dia bakal ... yeah, kayak yang lu bilang tadi. Rita kurang senang denger kabar itu." Bima hanya manggut, perasaan berat mengganjal di dadanya. Sorenya, saat langit mulai berwarna jingga, Bima menghubungi Calista. "Aku datang telat, ya. Nggak apa-apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN