149. Makan Malam yang Dingin-2

884 Kata

Robert hanya duduk di kursi kebesarannya, membaca portal berita di tabletnya, tidak ikut menyambut. Tapi matanya sempat melirik sekilas, lalu kembali ke layar tabletnya. Di luar, Damian membantu Abby turun. Tristan dalam gendongan Abby, mata bulatnya melihat ke sekeliling dengan rasa ingin tahu. Suri sudah berdiri di teras, tidak sabar. "Daddy, ayo, masuk!" teriak Suri, melompat-lompat kecil. "Sabar, Sayang." Damian merapikan rambut Suri yang sedikit berantakan. "Kenapa tidak masuk ke dalam bersama Audrey dan Aidan?" "Aku mau masuk dengan Tristan." Suri meraih tangan adiknya yang digendong Abby. "Ayo, masuk." Damian meletakkan tangannya di belakang pinggang Abby, menuntunnya perlahan. Baby sitter mengekor di belakang. Di dalam, Rene menyambut Abby dengan hangat. "Abby, sini duduk." I

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN