107. Dicurigai-2

741 Kata

Yulinar berdiri, menghampiri Abby. "Tapi kamu harus janji." Matanya menatap Abby lekat. "Kamu yang tanggung semua biaya rumah sakitnya." "Iya, Tante. Aku janji." "Ya sudah." Yulinar menghela napas. "Pakai apa ke sana? Ambulance?" "Ada mobil." Abby menunjuk ke luar. "Kebetulan aku datang sama supir." Yulinar tersenyum, tapi kali ini ada sedikit kelegaan di sana. "Abby, kamu memang baik." Ia menepuk lengan Abby. "Beruntung bisa nikah sama duda kaya raya." Ia berbalik, mulai merapikan barang-barang Desi. "Ayo, Tante siap-siap. Minta tolong supirmu bantu memapah Desi." Abby mengangguk, keluar rumah, berbicara sebentar dengan supir, lalu kembali masuk membantu memapah Desi. Tubuh Desi ringan, seperti hanya tulang dan kulit yang tersisa. Saat Desi sudah duduk di kursi belakang, Yulinar di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN