107. Dicurigai-1

701 Kata

Mobil berhenti di depan rumah sederhana milik Yulinar. Cat dinding sudah mengelupas di beberapa bagian, pagar besi berkarat, dan teras sempit dengan dua kursi kayu yang sudah lapuk. Abby menoleh ke belakang, mobil hitam itu masih mengikuti, kini berhenti beberapa meter di belakang mobilnya. Kaca gelap, tidak ada yang turun, tapi ia tahu mereka ada di sana. "Saya akan tunggu di sini, Nyonya." Suara sopir dari depan, sopan, tegas. Abby menggeleng. "Tidak usah, Pak. Saya akan pulang dengan taksi saja nanti." "Maaf, Nyonya." Sopir menatapnya lewat spion. "Ini perintah Tuan Callahan. Saya tidak mau menentangnya." Abby terdiam. Menghela napas panjang. "Baik, Pak. Silakan tunggu saja." Sopir mengangguk. Abby keluar dari mobil, menutup pintu pelan, lalu berjalan menuju teras. Langkahnya berat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN