125. Berusaha Memaafkan-1

706 Kata

Sore itu, langit mulai jingga saat mobil hitam Damian memasuki halaman. Abby berdiri di teras, Suri di sampingnya, melompat-lompat kecil tidak sabar. Begitu Damian turun, Suri berlari menyambut. "Daddy!" Suri melompat, kedua tangannya terangkat. Damian tersenyum, menyerahkan tas kerjanya pada Abby. Lalu ia mengangkat Suri, memeluknya erat. "Kamu berat sekali, Sayang," keluhnya pura-pura, membuat Suri tertawa cekikikan. Mereka masuk ke dalam rumah. Abby berjalan di samping Damian, tangannya membawa tas kerja Damian. "Suri, kamu akan punya adik." Suara Aidan dari ruang keluarga, setengah menegur. "Kenapa masih minta gendong Daddy?" Suri tidak peduli. Ia malah melingkarkan kedua tangannya lebih erat di leher Damian. Aidan hanya menggeleng dan tertawa kecil. "Tidak apa-apa, Nak." Damian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN