Padahal Nada dan Randy tidak janjian, tapi secara kebetulan mereka keluar dari kamar masing-masing dalam waktu yang hampir bersamaan. “Mau berangkat?” tanya Randy. “Iya, tapi mau sarapan dulu.” Randy kembali bertanya, “Mau sarapan di mana?” “Belum tahu, sih. Rencananya mau sekalian lihat-lihat sepanjang jalan,” jawab Nada. “Mas Randy mau sarapan juga?” “Ya. Mau bareng aja?” “Boleh kalau begitu. Tapi sarapannya apa nih?” “Nasi uduk.” Nada mengangguk-angguk. “Boleh deh kalau begitu.” Sampai pada akhirnya, tidak sampai sepuluh menit mereka sudah duduk berhadapan di sebuah warung nasi. Ada dua porsi nasi dan dua botol air mineral di hadapan mereka masing-masing. “Mas Randy sering makan di sini?” “Ya, di sini lumayan enak dan harganya pun masuk akal.” Selama beberapa saat, mereka me

