Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam saat Nada bersiap-siap untuk keluar dari kamar kosannya untuk menghampiri Rama di depan. Sebenarnya Nada hampir saja mau tidur, tapi tiba-tiba Rama menghubunginya dan mengatakan kalau pria itu ada di depan rumah indekos yang Nada tempati. Tentu saja secepatnya Nada mengambil jaket dan memakainya. Setelah itu, ia turun untuk menemui Rama yang tanpa ditanya pun sudah jelas Nada tahu apa tujuan pria itu datang ke sini—ID card. “Kirain mau dipaketin aja,” ucap Nada pada Rama yang kini berdiri di hadapannya. “Enggak apa-apa, sekalian lewat,” jawab Rama yang tentu saja berbohong. Aslinya pria itu tidak bisa tidur sehingga memutuskan berkeliling naik motor. Sampai kemudian Rama ingat tentang ID card sehingga memutuskan mengambilnya. “Maaf ya, malam-malam

