Perdebatan Dosen dan Mahasiswa

1095 Kata

Rahang Lewis mengeras. Ia menatap Kairi dengan tatapan yang sangat dingin, tatapan yang biasanya membuat para kolega universitasnya bungkam. "Kamu baru saja memprotesku, Kairi? Di tempat seperti ini, dengan kondisi tubuh yang hampir tumbang, kamu masih mencoba melawanku?" Lewis mencengkeram bahu Kairi, memaksanya untuk menatap matanya yang gelap. "Aku tidak menerima protes. Dan aku sangat tidak suka jika niat baikku kamu anggap sebagai penghinaan. Malam ini kamu akan makan dan minum obatmu, tapi jangan harap pembicaraan ini selesai sampai di sini. Aku akan memastikan kamu mengerti siapa yang memegang kendali atas keamananmu mulai sekarang." ​ Kairi hanya bisa terengah-engah, matanya yang basah karena amarah dan demam menatap Lewis dengan benci sekaligus takut. Ia merasa sangat tersinggun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN