Anin Bercerita

1504 Kata

Waktu berlalu begitu cepat, namun Fiona kadang masih saja merasa sedih. Di keheningan malam menyapa, rasa sesak itu masih saja muncul. Tak semudah itu menerima kenyataan yang telah terjadi, masih saja ada bayang-bayang kesakitan. Terlihat baik-baik saja di luar, akan tetapi hatinya belum benar-benar sembuh. Namun, bukan berarti belum move on. Sudah 3 bulan berlalu sejak hari di mana Fiona memenangkan persidangan atas rumah. Waktu itu, Fahri tak ada marah-marah padanya. Terlihat pasrah menerima. Akan tetapi, Fiona nanti berniat memberikan sekitar 20% jika rumah tersebut laku terjual. Dia tidak bilang niatnya itu kepada Fahri. Fiona dengar cerita dari mamanya jika Fahri menelepon dan meminta maaf, menyesal. Lelaki itu dipecat dari kerjaannya sebagai manajer, Fiona tak bertanya kenapa. Dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN