Kehancuran Fahri

1220 Kata

"Tolong dibantu banget ya, Pak! Nanti saya tambahin buat bonus." Rasyid teleponan sepanjang jalan ke Bogor dengan pengacara yang menangani kasus Fiona saat ini. "Iya, baik. Saya akan usahakan semaksimal mungkin.” Selesai teleponan dengan pengacaranya, ada telepon masuk dari sang mama. “Udah di mana kamu, Syid? Jadi ambil kue ke toko Fiona?” “Jadi, Ma. Ini aku lagi di tol Jagorawi.” “Fionanya ikut nganter ke sana? Ikut acara juga atau sekedar anter goodie bag aja?” “Iya, Ma. Dia mau ikut acara juga katanya.” “Ya udah, mama dan Vivid nyusul ke sana juga deh! Share alamatnya. Mama pengen ketemu sama Fiona.” “Oke.” Rasyid melihat dari kaca spion, ada mobilnya Fiona di belakangnya persis. Senang sekali Rasyid hari ini, Fiona mau diajak acara dadakan di panti. Yang Rasyid asal ngomong aw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN