URUTAN

2567 Kata

“Diminum, Kak.” Helia menyodorkan cup kopi ke Amanda. Keempatnya tak langsung bubar begitu saja. Mereka melepas ketegangan di MPV yang Bintang, Yudi, dan Helia tumpangi. “Aku tuh agak bingung pas petugas tadi nanya ‘bagaimana jika pihak terlapor menyangkal?’ Kan itu tugas mereka, kenapa jadi nanya kita? Agak aneh sih pertanyaannya, Kak,” ujar Helia setelah menyesap kopinya beberapa tegukan. “Oh, itu karena kasus ini sudah lintas negara. Penanganannya ngga sesederhana kalau semua terjadi di sini,” jawab Amanda. Ia lalu menatap mereka bergantian. “Aku coba jelasin dengan bahasa yang simpel.” Helia mengangguk. Amanda mengangkat satu telunjuknya. “Pertama: kasus Versailles.” Helia menarik napas dalam, Bintang mengusap punggungnya lembut. “Karena kejadian kecelakaannya terjadi di Pranci

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN