“A, jadi ke sini teu?” tanya Bintang ke Bumi di ujung panggilan. “Jadi, baru mau berangkat da.” “Baru banget?” “Muhun,” jawab Bumi. “Ada yang mau dititip?” “Henteu, A. Kirain mah sudah jalan dari tadi.” “Maneh buru-buru?” “Ada meeting pagi sih. Izora urang ajak ke kantor aja deh.” “Coba chat di group, siapa tau ada yang bisa datang.” “Oke, A.” “Hmm.” Bintang menutup panggilan itu, sementara yang ia pandang sedari tadi terus saja tersenyum. “Aku nunggu Teh Yuna dan Eira di rumah aja ya, A? Ngga usah ikut ke kantor.” “Aa tanya di grup dulu, siapa tau ada yang bisa mampir sebentar ke sini, nemenin kamu.” “Ngga usah, A. Kan kantor Aa cuma beda gedung. Lagian paling Teh Yuna tiga jam lagi sampai. Ngga lama itu mah. Nonton dua episode drakor juga ngga berasa.” Bintang bergeming men

