DUA PERAN

2526 Kata

"Lagi ngapain, sayang?” Bintang berdiri di ambang pintu kamar mandi. Handuk biru tua melingkar di pinggangnya, sementara satu tangannya menggosokkan handuk kecil ke surainya yang basah. Helia duduk di ranjang, berselonjor dengan bantal menyangga punggungnya. Laptop terbuka di pangkuannya. Nadia masih pulas di sisi kanan, tangan mungilnya terangkat di atas kepala seperti biasa. “Cuma lihat laporan, A,” jawab Helia tanpa mengalihkan pandangan. “Laporan?” ulang Bintang sambil melangkah ke lemari. “Théologie.” Bintang menoleh ke istrinya sejenak. “Ada masalah?” “Ngga sih.” “Day nine, Izora.” “Justru karena sudah day nine.” Helia mengklik beberapa tab. Data omzet mingguan Théologie muncul di layar. Grafiknya stabil. Normal seperti biasa. Namun, Helia tetap memperbesar detail angka d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN