“Pasien Lyra Noelle Nadia Wisesa, nomor antrean dua belas di Poli Anak, ya Pak,” ujar staf admission “Baik, terima kasih,” tanggap Bintang. Ia beranjak, mendekati Helia yang duduk di lounge lobi. “Ayo, Izora,” ajaknya. “Dapat nomor berapa, A?” “Dua belas, sahut Bintang. Kita cek dulu aja di Poli sudah nomor berapa. Kalau masih jauh, numpang di ruangan Om Papa.” Helia mengangguk. Mereka berjalan menuju lift. Helia menggendong Nadia, sementara Bintang mendorong stroller. Tiba di lobi, Bintang langsung mengkonfirmasi kehadiran Nadia di konter perawat, sekaligus memperhatikan posisi antrean. “Tiga nomor lagi,” ujarnya begitu duduk di samping sang istri. “Bisa 45 menitan paling cepat, A.” “Iya,” tanggap Bintang. “Kamu mau aku beliin kudapan?” Helia tak langsung menjawab, Ia justru men

