Kebutuhan yang Ditekan.

1059 Kata

​"Aku janji, Ay. Aku akan membayar kembali asuransi itu. Dan aku akan mencari cara agar kita bisa keluar dari masalah ini," janji Tama, meskipun ia sendiri tidak yakin bagaimana ia bisa menepatinya. ​Aya hanya mengangguk lelah. Ia tidak lagi percaya pada janji. Yang ia percayai kini hanyalah kemampuannya sendiri dan uang yang ia hasilkan dari Dapur Aya. *** Setelah perpecahan keuangan yang menyakitkan, suasana rumah tangga Aya dan Tama terasa beku. Meskipun kini Aya memegang kendali penuh atas laba Dapur Aya untuk kebutuhan si kembar, hal itu tidak menghilangkan rasa sakit pengkhianatan Tama. Mereka hidup dalam keheningan yang panjang, hanya disela oleh tangisan si kembar. ​Aya tahu, ia tidak bisa terus-menerus hidup dalam amarah. Selain merusak dirinya sendiri, ketegangan ini juga mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN