Arda POV Aku sudah berniat untuk tidak melibatkan istriku soal urusan persidangan Rizal. Namun, apa boleh buat. Dia tetap harus hadir dalam persidangan sebagai korban sekaligus saksi. Maka saat agenda mendengarkan pengakuan istriku sebagai korban sekaligus saksi, mau tidak mau aku harus membawa Tifa ke persidangan. Salah satu agenda hari ini adalah untuk mendengarkan keterangan dari saksi korban. Duduk di deretan kursi penonton, kuperhatikan istriku yang sedang bicara di depan sana. Ada rasa khawatir istriku trauma melihat Rizal berada di dalam satu ruangan yang sama dengannya. Awalnya aku sempat melihat istriku menatap Rizal. Meskipun tidak lama. Setelah itu aku tidak melihat Tifa menoleh sekalipun ke arah sang tersangka. Istriku menjawab dengan lancar pertanyaan-pertanyaan dari jak

