Bab 94.

1703 Kata

Tifa POV Dua bulan masa kehamilan, aku mulai merasa mual-mual. Kami baru saja kembali dari raja ampat, tiga hari lalu. Beruntung saat berlibur kemarin kondisiku masih prima. Calon bayiku pintar sekali. Dia tidak merepotkan. Paham ibunya sedang ingin berlibur, menikmati keindahan alam ciptaan Allah yang luar biasa cantiknya. Aku keluar dari kamar mandi. Rasanya lelah sekali. Mungkin lebih dari 15 menit aku berjongkok di depan wastafel mengeluarkan semua isi di dalam perutku. Ternyata orang muntah itu sakit. Dan ini bukan pertama kalinya aku muntah pagi ini. Rasanya lemas sekali. “Gimana?” tanya Arda yang menungguku di depan kamar mandi. Kujawab dengan desahan. “Kamu kok sampai keringatan gini sih, Sayang?” Suamiku tidak sekedar bertanya, dia langsung menyeka keringat di pelipisku denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN