“Mas Aksa.” Aksa yang mendengar namanya dpanggil langsung mencari sumber suara itu. setelah menemukan seseorang yang melambaikan tangan ke arahnya, Aksa tersenyum. Pria itu ikut melambaikan tangan, lalu menghampiri meninggalkan Akbar dan Diana. “Kok kamu ada di sini?” Kepala Keysha sedikit miring, matanya menatap lekat wajah Aksa. “Memangnya ada larangan kalau Keysha Anindhita Virllyan yang sedang cuti haram menginjakkan kaki di kampus?” Senyum Aksa kembali mengembang, tangan pria itu terulur mengusap pucuk kepalanya. Menggemaskan sekali istrinya ini. Kalau tidak ingat ini lagi di kantin kampus, mungkin Aksa sudah mencium pipinya. Sebetulnya bisa saja Aksa lakukan, tapi dia tidak enak dilihat mahasiswanya. Alhasil pria itu menahan diri untuk tidak kelepasan mencium. “Kamu ke sini sama

