Bab 13. Jodoh?

1140 Kata

“Pak, perempuan yang sama Bapak tadi pagi siapa? Saudara Bapak, ya? Atau teman? Teman sekolah? Teman kerja? At—” “Kamu daritadi bicara terus. Bisa diam sebentar ngga? Saya ke sini buat nikmatin kopi sama quality time, bukan diintrogasi. Siapapun yang bersama saya, itu bukan urusan kamu,” potong Aksa. Mulut Keysha menagtup. Astaga, pria di depannya benar-benar menyebalkan. Entah sampai kapan dia harus bersabar menghadapinya. Sejenak Keysha terdiam sambil menikmati cake cokelat miliknya. Sesekali dia mencuri-curi pandang ke arah Aksa. “Bapak kenapa kalau sama saya selalu begini, sih? Sedangkan kalau saya lihat, Bapak sama yang lain ramah. Bahkan bisa loh Bapak ketawa. Sebenci itukah Bapak sama rambut saya? Padahal saya ngerasa cocok sama warna rambut yang sekarang.” Bibir mungil Keysha me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN