Bab 36. Bara Dalam Dingin

1312 Kata

Dari balik kaca ruang ICU, Lucas berdiri tegak memandangi siluet tubuh Allysa yang masih terbaring lemah di ranjang. Suara detak mesin monitor menjadi satu-satunya musik yang menandai bahwa ia masih hidup. “Suruh mereka awasi dia,” ucap Lucas perlahan. Suaranya rendah, namun cukup untuk membuat Marco yang berdiri di belakangnya menegakkan tubuh. “Aku tidak ingin ada satu pun orang asing mendekat, bahkan bayangan pun tidak boleh menyentuhnya tanpa seizinmu.” “Baik, Tuan,” jawab Marco cepat, matanya penuh kesungguhan. Lucas menatap sekali lagi wajah istrinya di balik kaca bening itu. Jemarinya yang terluka. karena pukulan ke dinding kemarin mengepal kuat di sisi tubuhnya. “Kalau sesuatu terjadi padanya lagi,” katanya pelan, “aku sendiri yang akan membakar dunia ini.” Marco tahu, itu buka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN