Bab 61. Liontin Allysa

1414 Kata

Sinar matahari siang menyelinap lewat tirai kaca besar ruang kerja Lucas, memantul lembut di meja marmer hitam. Di dalam ruangan itu, keheningan menggantung di udara—hanya ada suara napas pelan dan detak jam dinding yang terasa lebih lambat dari biasanya. Lucas masih memeluk Allysa. Tubuh perempuan itu terasa hangat di pelukannya, aroma lembut dari rambutnya menenangkan segala badai yang bergejolak dalam dirinya sejak pagi. Tapi di balik kehangatan itu, bayangan masa lalu dan ancaman masa depan terus mengintai dari celah pintu. “Sayang.” Suara Lucas pelan, nyaris berbisik di telinganya, “kau lapar?” Allysa menatapnya dengan mata lembut yang sedikit sembab. “Lapar sekali,” jawabnya jujur, diselingi tawa kecil. “Aku bahkan tadi pagi makannya tidak banyak.” Lucas mengangguk pelan, jemarin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN