Bab 53. Kembali Ke Mansion

1500 Kata

Langit Istanbul masih terlihat cerah ketika mobil hitam berhenti di halaman luas mansion Lucas. Gerbang besi besar terbuka perlahan, dan dari balik kaca mobil, seorang pria paruh baya turun dengan langkah angkuh. Jas abu-abu tua yang ia kenakan tampak mahal, namun sorot matanya tajam seperti elang yang mengamati mangsanya. Dialah Sammer, paman Lucas sekaligus adik dari mendiang ayahnya. Di sebelahnya, seorang pemuda berusia sekitar 27 tahun keluar dari sisi lain mobil. Dagu tegas, mata berwarna abu-abu dingin, dan senyum licin yang tak pernah benar-benar jujur—Said, putra tunggal Sammer. “Aku datang kembali” ujar Sammer seraya melangkah menaiki anak tangga marmer. Di dalam, Juliet, bibi Lucas, masih tinggal di mansion itu, segera menyambut dengan senyum hangat. “Sammer!” serunya, men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN