Bicara Kepada Saron

2115 Kata

"Terima kasih ya, untuk makanannya," ucap Alice ketika mereka sudah kembali ke rumah lagi dan kini, sedang berdiri dengan saling berhadapan di depan pintu kamar Alice. "Tidak usah berterima kasih. Sudah jadi kewajiban ku juga kan??" Alice tersenyum dengan sedikit terpaksa dan segera memegang gagang pintu kamarnya. "Aku masuk dulu. Mau tidur," ucap Alice. "Iya. Oh iya, apa aku...," Alice sudah melengos masuk dan menutup pintunya dengan rapat. Padahal, Storm baru juga ingin bicara dan ingin meminta, untuk diizinkan masuk dan tidur di dalam kamar lagi seperti kemarin malam. Tapi sepertinya ia lupa, kemarin sudah bilang hanya untuk malam itu saja kan?? Kenapa sekarang malah ingin lebih?? Storm mengembuskan napas dengan begitu panjang. Ia balik badan dan kembali ke kamarnya saja. Namun, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN