"Sudah tidur ya? Istirahat. Ayah akan menyuruh Mbak, untuk membawakan makanan ke sini. Jangan lupa, untuk meminum vitaminnya juga ya? Supaya kamu dan cucu ayah tetap sehat." pesan Alexander sembari mengusap-usap puncak kepala putrinya, yang tubuhnya sedang direbahkan di atas tempat tidur ini. "Ayah?" panggil Alice dengan lemas. "Iya. Ada apa, Nak?" sahut Alexander. "Maaf ya, kalau Alice banyak merepotkan. Banyak menyusahkan ayah selama ini," ujar Alice dengan mata yang sudah berkaca-kaca. "Apanya yang repot?? Kamu itu anak ayah, sudah seharusnya ayah mengurusi kamu. Apa lagi, dari kamu kecil ayah malah tidak melakukan apapun sama sekali. Sekarang, adalah saatnya ayah, untuk membayar waktu yang sudah hilang di masa kecil kamu. Jadi, ayah tidak merasa kamu merepotkan, apa lagi menyusahka

