Hasil Sidang Perceraian

1528 Kata

Alice duduk dengan wajah yang tertunduk. Biarpun ia tidak sendiri di dalam ruangan ini, tapi rasanya begitu sepi sekali. Hari ini, tetap di menit ini, hasil putusan pengadilan akan segera dibacakan. Tidak ada kata damai. Karena seorang wanita, yang begitu ambisius untuk melepaskan ikatan putranya sendiri. Ia sampai tidak habis pikir. Kenapa memiliki ibu mertua, yang sama sekali tidak punya hati. Ia tidak memaafkan kesalahannya sama sekali dan tetap membiarkan semuanya bergulir di atas meja pengadilan. Kini, hakim sudah mulai angkat bicara dan ia akan segera membacakan putusan, yang sama sekali, tidak ia inginkan. Tapi, harus tetap ia terima nantinya. Sekarang, bukanlah waktunya untuk memikirkan hasil sidang. Karena, Alice sudah sangat tahu akan hasil akhirnya. Yang perlu ia pikirkan sekar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN