Sini Sayang Peluk Ayah

1109 Kata

Sore harinya. Setelah turun dari mobil, Alexander berjalan ke arah rumahnya dengan sambil melamun. Perkataan lelaki, yang merupakan seseorang yang hampir saja menjadi menantunya itupun, masih terngiang-ngiang hingga saat ini di dalam kepalanya. Sulit untuk dipercaya. Tapi mendengar setiap cerita. Ia pun kini mulai ingin melihat dan membuktikannya sendiri. Tapi, tidak mungkin dengan mendengar cerita dari mulut ke mulut. Karena bisa saja kebohongan itu dibuat. Jadi sekarang, ia akan coba untuk mencari tahu sendiri, dengan mengecek rekaman video cctv. Terutama pada hari ini, hari dimana ia meninggalkan Alice bersama dengan istri dan juga kedua anaknya. Alexander masuk ke dalam ruang kendali dan duduk, sembari mulai memutar rekaman video cctv. Ia putar dan percepat sedikit demi sedikit. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN