Soal kematian berantai oma dan tantenya yang jelas-jelas janggal, Gala bahkan sama sekali tidak membahasnya. Cukup dia tahu siapa dalang di baliknya. Toh, papanya bertindak sesadis itu karena ingin menyingkirkan kerikil pengganggu jalannya. Kejam? Tentu tidak! Pernah baik, tapi justru dimanfaatkan dan dihancurkan membuat Gala paham satu hal. Tidak semua orang layak dikasihani, karena belum tentu mereka tahu terima kasih. Yakin, papanya di sana pasti paham, kenapa mama dan adik tidak tahu dirinya itu harus dilenyapkan nyawanya. Yang masih jadi tanda tanya di kepala Gala, kemana menghilangnya dua anak tantenya? Polisi kembali menghubunginya, karena mereka juga tidak menemukan keberadaan kedua sepupunya itu. Sementara Ryu yang sudah cuci tangan jelas tidak tahu apa-apa tentang anak-anaknya.

