Bab 225. Bahagia Mereka

2319 Kata

Ibra dan Brian Carlos benar-benar seperti kejatuhan durian sepohon-pohonnya, masih ketambahan bonus diberikan sekalian kebunnya. Bayangkan seberuntung apa mereka dikaruniai cucu pertama langsung tiga sekaligus. Mana gantengnya juga tidak ketulangan lagi. Gemoy, putih bersih, dan tampan. Sampai-sampai kedua opa yang biasanya bermuka sangar itu pun lupa caranya berhenti tersenyum. Kemarin mereka belum bisa menggendong ketiga cucunya, karena masih ditempatkan di inkubator. Siang itu kamar rawat Jingga tampak ramai dikunjungi para sahabatnya. Setelah kemarin sempat syok hampir jantungan, gara-gara Jingga yang pendarahan. Hari ini mereka tertawa lepas dengan wajah berbinar. Pesta mukbang yang kemarin terhenti setengah jalan, dilanjut lagi di rumah sakit untuk merayakan kelahiran ketiga kepona

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN