Mimpi pun tidak pernah terlintas di benak Max, akan datang hari dimana dia mempermalukan diri sendiri di depan para pegawainya. Kemarin dia menertawakan cosplay konyol Ezra sampai ngakak guling-guling. Merasa beruntung istrinya tidak ngidam nyeleneh seperti Oneng, yang membuat suaminya terpaksa betah malu menurutinya. Kalau saja waktu itu dia diam saja, tidak komentar yang aneh-aneh. Sekarang juga tidak perlu seapes ini menanggung berkali lipat lebih malu dari Ezra. Kalau boleh memilih, tidak apa dia ditertawakan para omnya di rumah. Asal jangan jadi tontonan di kantor. Tapi, apa boleh buat mulutnya sendiri yang celometan di depan istrinya. Asal keinginan Jingga terturuti dan ketiga toddlernya tidak ngeces, soal malu biar jadi urusan belakangan. Pagi-pagi Kim sudah setor muka di rumahnya

