Bab 196. Om Sat, Korban Ngidam Jingga

3228 Kata

Seperti rencana Gala semalam, omanya langsung dimakamkan pagi itu juga. Betapa miris akhir hidupnya. Jangankan mengurus mayatnya, bahkan saat dikubur pun tidak ada anak cucunya yang datang ke pemakaman selain Gala. Iya, itulah yang jadi perbincangan mereka. Tidak usah jauh-jauh membahas keluarganya yang di Jepang. Okta dan anak bungsunya yang kemarin dibogem Max di UCU, juga tidak tampak batang hidungnya. Sejak ngeloyor pergi setelah mamanya dinyatakan meninggal, rupanya Okta dan anaknya langsung pulang. Tanpa sudi mengurus mayat mamanya. Saat Gala hubungi untuk menanyakan, apakah pemakaman akan menunggu keluarganya yang di Jepang? Okta hanya bilang tidak, lalu minta Gala mengurus semua sendiri karena dia sibuk cari uang untuk menebus Yuuto. Entah sesakit apa perasaan Gita, seandainya dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN