Ingat bagaimana awal liku perjalanan cintanya, Jingga rasanya masih tidak percaya, hari ini ketiga buah hatinya genap berusia satu tahun. Sungguh di luar pemikirannya akan berjodoh dengan Max. Bahkan, dikarunia anak kembar tiga yang kemudian merubah alur hidupnya. Sejak remaja dunianya hanya terpaku pada seorang Gala. Meski sifat dan pembawaannya, berbeda jauh dari sang papa yang jadi panutan juga idola baginya. Dia bukan orang yang biasa menunjukkan sebesar apa cintanya. Tidak seromantis Gala, tapi dia sanggup memberikan hati dan kesetiaannya. Apalah daya takdir hanya menggariskan mereka bersaudara. Justru tak disangka-sangka jodohnya mental ke si kulkas Max. Jingga yang tengah menatap dekorasi pesta anaknya pun tersenyum. Betapa di luar nalar pernikahan mereka yang berawal dari taruhan

