Bab 11. Reparasi Hati

1530 Kata

“Jasson, kau—lepaskan,” desis Hanami. Pergelangan tangannya terasa panas dalam genggaman Jasson. Ia mencoba menariknya, tapi cengkeraman Jasson lembut namun tak bergeming. “Dengar aku dulu,” suara Jasson rendah, berat oleh emosi yang tertahan. Matanya menatap lurus ke dalam mata Hanami, seolah ingin mencari tahu isi kepala wanita itu. “Kau boleh memaki aku. Kau boleh membenciku sampai mati. Pukul aku, ludahi aku, aku terima.” Hanami terpaku, napasnya tercekat. Rasa kesal dan aneh bercampur aduk dalam dirinya. Jasson ini… kenapa dia jadi begini? “Aku akan menerima semuanya,” lanjut Jasson, mengusap punggung tangan Hanami dengan sangat hati-hati, seolah takut melukai. “Tapi satu hal, Hanami. Jangan anakku. Jangan kau hukum dia karena kebodohanku.” Jasson menghela napas panjang. Ia perlah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN