Bab 24. Menjual Duniaku

1321 Kata

Setelah membersihkan sisa oli dan keringat di wajahnya, Jasson berjalan keluar dari ruang mesin. Langkahnya terhenti saat melihat Kevin berdiri di dekat deretan ban bekas, tampak gelisah sambil memegang beberapa lembar dokumen teknis. "Jas, baru mau gue cari," Kevin menyapa, suaranya agak berat. Jasson hanya mengangguk singkat, menyugar rambutnya yang masih lembap. "Gimana motor gue?" Kevin menghela napas, menyandarkan punggungnya di kap mobil. "Ada kabar baik dan buruk sebenarnya." ”Kabar baiknya Event balapan itu ditunda sampai bulan depannya lagi. Artinya lu punya waktu tambahan buat modifikasi mobil sesuai keinginan lu," jelas Kevin. “Motor lu sebenarnya masih oke banget, Jas. Tapi jujur, kalau buat nutupin modal Grand X, nominalnya masih jauh. Butuh banyak banget tambahannya buat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN