Bab 20. Hanya Untuk Mataku ( HANAMI )

1965 Kata

Hanami tidak langsung menjawab. Ia justru menarik genggaman tangan itu agar Jasson sedikit merunduk ke arahnya. Di tengah hiruk-pikuk koridor mall yang riuh, dunia seolah melambat bagi mereka berdua. Hanami tiba-tiba berjinjit. Tubuh mungilnya mendekat, menghapus jarak hingga aroma parfum woody milik Jasson memenuhi indra penciumannya dengan paksa. Hanami sedikit menarik masker medis yang ia pakai ke bawah dagu, lalu mendekatkan wajahnya. Bibirnya nyaris bersentuhan dengan daun telinga Jasson, hembusan napasnya yang hangat membuat rahang tegas pria itu seketika mengeras. "Aku cuma mau bilang... kata A, ayahnya ganteng banget hari ini" bisik Hanami lirih, suaranya mengandung nada menggoda yang belum pernah Jasson dengar sebelumnya. Hanami sempat menggesekkan hidungnya secepat kilat di su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN