Bab 41. Garis Finish Di Depan Altar

1830 Kata

Langkah Jasson terhenti tepat di ambang pintu keluar mall. Di bawah temaram lampu lobi, siluet Xander masuk dengan setelan jas mahalnya yang terlihat sangat licin, pria paruh baya itu tampak seperti monumen yang tak tergoyahkan. “Papa?" "Masuk ke mobil, Jasson. Apa kau ini tidak bisa bersikap jangan gegabah sedikit saja? Kau membuat istriku stres," ucap Xander. Suaranya rendah, tidak ada nada tinggi, namun mengandung perintah yang tak bisa dibantah namun juga kekesalan. “Aku lagi nyari cincin, Pa," bela Jasson. “Aku tahu, sekarang ayo langsung ke Gereja. Mamamu dan Hanami sudah berangkat ke sana, keluarga kita dan kerabat juga sudah kumpul. Kau ini, mau Papa gantikan Wilder saja pengantinnya?" Xander sedikit mengomel, kepalanya ikut nyut-nyutan karena sejak pagi istrinya yang biasanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN