Bab 42. Officially Mine

1841 Kata

Lonceng Katedral berdentang nyaring, suaranya memantul di antara pilar-pilar batu yang tinggi, mengiringi langkah Jasson dan Hanami yang kini berjalan beriringan keluar dari altar. Tangan Jasson merangkul pinggang Hanami dengan posesif, seolah-olah ia sedang memamerkan trofi paling berharga yang pernah ia menangkan di lintasan balap. Hanami sendiri berjalan dengan kepala sedikit menunduk, pipinya masih merona merah akibat ciuman gas pol Jasson yang disaksikan seluruh keluarga besar. Di barisan depan, Jourell berdiri tegak dengan senyum miring yang khas. Begitu adiknya melintas, ia menepuk bahu Jasson cukup keras, membuat Jasson hampir oleng. "Pelan-pelan, Jasson. Mentang-mentang sudah sah, jangan sampai Hanami pingsan gara-gara kau kuras habis energinya hari ini," goda Jourell, suaranya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN