Goodbye Ex, Welcome Sexy Old Man

1696 Kata

Alena dan Sonya berhadapan di ruang tengah kediaman Darren. Udara di ruangan itu terasa berat sejak awal, seolah setiap tarikan napas membawa sisa amarah yang belum sempat diluapkan. Keandre berdiri di sisi Sonya, tubuhnya sedikit dimajukan ke depan, sikap protektif yang jelas terbaca. Di atas meja kopi, tas Dior yang pernah menjadi simbol kebohongan itu tergeletak diam, mencolok di antara mereka. Darren tidak ada di rumah. Pekerjaan memaksanya pergi sejak pagi, meski sebenarnya ia ingin menyaksikan sendiri pertemuan ini. Keheningan yang tersisa justru membuat segalanya terasa lebih nyata sekarang. Alena berdiri dengan tangan mengepal. Dadanya naik turun cepat. “Udah, gitu doang?” suaranya bergetar, tapi bukan karena takut. “Kamu sama sekali nggak mau minta maaf?” Sonya diam, wajahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN