Only Lover, Mr Darren

1743 Kata

Alena turun perlahan dari lantai dua, langkahnya terdengar lembut menuruni anak tangga. Di bahunya tergantung tas kecil, sweater hangat membalut tubuhnya, dan celana jeans panjang membuatnya terlihat sederhana tapi rapi. Rambutnya dibiarkan tergerai, jatuh melewati bahu seperti tirai tenang yang menutupi sisa-sisa gelombang di hatinya. Di ruang keluarga, Amel dan Rafif sedang menonton televisi. Cahaya layar memantul di wajah mereka ketika Alena muncul di ambang ruangan. “Ma, Yah. Aku izin keluar sebentar, cari angin segar,” ucapnya pelan. Keduanya langsung menoleh. Ada kekhawatiran yang tidak mereka sembunyikan. Amel menurunkan volume televisi, sementara Rafif duduk lebih tegak. “Mau kemana, Al? Mau Ayah temenin?” tanya Rafif. Suaranya lembut, seolah ia takut kata-katanya bisa membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN