🔞 Dalam Dekapan Om Darren

1671 Kata

Darren menggeser pandangannya dari wajah Alena ke kursi belakang yang lebih luas, lalu kembali lagi ke mata gadis itu yang masih berkaca lembut. Ia tahu posisi mereka sekarang—duduk di kursi depan dengan konsol tengah yang memisahkan—membuat pelukan mereka terasa terbatas, seperti ada penghalang tak kasat mata yang ingin ia singkirkan malam ini. “Mau pindah ke kursi belakang aja?” bisiknya rendah, suaranya seperti belaian. “Biar kamu lebih leluasa peluk saya, atau saya yang peluk kamu sepuasnya.” Alena menatapnya sebentar, pipinya memanas meski cahaya taman hanya menyentuh separuh wajahnya. Ia mengangguk pelan, hampir malu-malu, lalu sedikit menjauhkan tubuhnya dari d**a Darren agar pria itu bisa bergerak. Darren langsung bertindak sebelum Alena sempat membuka pintu sendiri. “Jangan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN