"Aneh, kenapa setiap kali aku berada di dekat Ares, jantungku berdetak nggak karuan? Kenapa saat melihat wajahnya lebih dekat, seperti ada sesuatu yang sangat akrab—seolah dia bukan orang asing? Aku nggak bisa seperti ini terus. Aku harus cari tahu, apa benar Ares adalah ayah kandung Leo?" batin Aluna, pertanyaan itu terus bergelayut di kepalanya, membuat matanya membelalak dalam kebingungan dan rasa ingin tahu yang membara. "Aku pastikan, kamu akan selalu menjadi milikku, Aluna," ucap Ares dalam hati dengan nada penuh kepastian dan kegigihan. "Dulu, kamu yang datang padaku dan pergi begitu saja. Sekarang, aku sudah menemukanmu. Jangan harap kamu bisa kabur lagi!" Tiba-tiba Aluna tersadar, hatinya bergejolak. Dengan gerak cepat, ia bangkit dari pangkuan Ares, berdiri tegak, mencoba menen

