Keiko memeriksa Sekar dengan seksama, sesekali keningnya berkerut ketika menyentuh perut Sekar. "Kamu belum haid bulan ini, Mbak ?" tanya Keiko perlahan. Sekar tertegun, matanya melebar mendengar pertanyaan Keiko. "Me-memangnya kenapa?" tanyanya balik dengan jantung mulai berdebar. Keiko menghela napas, "Jawab aja, tanggal haid kamu kapan?" ujarnya sambil tangannya tak berhenti memeriksa nadi tangan Sekar. Sekar menelan saliva, dia berpikir jika memang bulan ini dia belum mendapat tanggal merahnya. Biasanya .... "Antara minggu-minggu ini, sih," gumamnya merenung mengingat tanggal di kalender. "Tepatnya?" tukas Keiko. Sekar melihat wajah adik iparnya yang terlihat tidak sabar itu. "Menurut kamu aku ...." Sekar tak berani melanjutkan kalimatnya. Keiko menggeleng, yang sontak saja m

