Keiko mengemudi dengan sedikit terburu-buru, perasaannya tidak enak memikirkan Sekar. "Aku harap mereka hanya bertengkar biasa saja," gumam Keiko gelisah. Dia juga tak melihat Raiden sejak semalam, kakaknya itu tidak ada di kamarnya entah kemana. Beberapa kali Keiko berusaha menghubungi, tapi tidak aktif, tapi ternyata pria itu di ruang kerja sedang menenggak minuman beralkohol. "Aduh!" gerutu Keiko ketika melihat lampu merah menyala di depan sana. Dia hendak berbelok pun jalanan sudah terlanjur penuh. "Sialan!" geramnya sambil memukul setir. Dengan terpaksa dia akhirnya berhenti dulu seperti yang lain. Lampu merah ini termasuk paling cepat, tapi bagi Keiko yang sedang diburu waktu rasanya seolah berjam-jam. Maka ketika lampu kembali menyala hijau, dia segera memutar kemudi menyalip k

